Friday, February 24, 2012

#PemadamKelaparan - Nanny's Pavillon



Suka pancake? Suka pancake? Aku suka!

Pertama nyobain pancake itu di Giggle Box dulu dulu bareng teh ana teh bebi, dan sekarang punya tempat seru juga buat nge-pancake. Nanny’s Pavilliun. Pertama ke Nanny’s itu pas ulang tahunnya jono. Pancake nya renyah. Tempatnya cozy. Nyaman. Bisa dipake buat pacaran, bisnis, yang pasti ga bisa ngomongin Nasi Basi di sini -.-‘

Nah, kebetulan di Gandaria City (Mall which is, aku tinggal jalan kaki kalo mau ke sini) ada Nanny’s, girang bukan main.


Dan shock pas liat konsepnya beda banget sama yang di Bandung, di sini konsepnya seperti hmm.. rumah tukang jahit gtu. Dan suka!


Soal harga, dateng lah awal bulan atau pas lagi Banyak uang, ga rekomendasi untuk dompet sekarat. Untuk Pancake yang paling murah itu 26.000 belum termasuk pajak. Untuk waffle yang saya coba, Rp. 29.000,- + Lemon Tea nya Rp. 19.000,- belum termasuk ppn. Cukup lumayan bikin kantong bolong :D Main kesininya itu, setahun sekali. Ahahha :D *evillaugh*

Waffle Oreo
Pancake Banana
Tempatnya juga sama nyaman dan cozy nya. Eh, ga sengaja ketemu Mona Ratuliu dan Suaminya. Sstt, mereka sempat waiting list juga :D artis juga bisa waiting list. Xixixi.

Thursday, February 23, 2012

Tangkuban Perahu

Melihat sudut hijau kota Bandung, ga hanya di Ciwidei, beranjaklah ke arah Lembang. Suatu wilayah di Bandung yang engga lagi asing di telinga. Di daerah sini, kita bisa menimakti wisata alam Tangkuban Perahu, Ciater, Air Terjun Maribaya, D’Ranch, Cikole dan lain lain.

Pertama kali saya ke Tangkuban Perahu ketika masih dalam masa BimBel di Bandung, pertengahan tahun 2008 bersama teman teman se SMA. Kemudian, kembali lagi menikmati kawahnya bersama Guru Bahasa Indonesia Saya, sekitaran tahun 2009. Ulang tahun sahabat saya, pertengahan tahun 2010 dan terakhir, awal 2012 bersama teman teman SMP saya.

Tidak ada yang berubah dari kawah ini, masih sejuk dan enak untuk dinikmati. Saya pernah kerepacker dengan naik mobil ke arah lembang. Rp. 20.000,- per orang, sejenis mobil minibus sampai bawah tangkuban, selanjutnya nyarter mobil beramai ramai dengan harga nego, sekitar Rp. 10.000,- per orang. Selanjutnya, kita wisata menuju GOA yang lumayan jauh dari pusat tangkuban, masuk GOA nya hanya 2 ribu perorang, kalo saya ga salah. Selanjutnya, saya selalu menggunakan kendaraan jika ke daerah sini. :D

Nah, arah ke Lembang berbeda dengan arah ke Ciwidei, arah ke arah sini lebih sering macet, maka saya sarankan, naik Motor adalah pilihan yang tepat. Kita bisa nge-dadah-dadah-in mobil mobil yang kebanyakan berplat B kejebak Macet. :D Untuk masuk ke Wisata Tangkuban Perahu naik Motor, cukup membayar Rp. 31.000,- untuk 2 orang dan 1 sepeda motor + Rp. 2000,- untuk biaya parkir. Untuk tarif Mobil, saya lupa :D *selalu naik motor kalo masuk di sini*

Ngomongin sejarahnya yuukk, Gunung tangkuban Perahu mempunyai ketinggian 2.084 meter. Bentuknya Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang. *wajar, baunya kemana mana*, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap berelang. Suhu rata rata di sini adalah 17 derajat pada siang hari dan 2 derajat pada malam hari. Wow! Pantes, aneh rasanya kalo kesini ga bawa jaket. :D

Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu, sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.

Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunung nya di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang.

Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga (kawah) besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung sunda purba terhadap peristiwa pada saat itu. -- Wikipedia



Pertama kali ke Tangkuban - 2008

2009

2010

2012

Oleh Oleh :)

Wednesday, February 22, 2012

Monday, February 20, 2012

#PemadamKelaparan - Pecel Lele Lela

Sebelum pulang ke Jakarta, ketika hendak mengembalikan motor yang aku pinjem pada Mas Alif, aku mengajak doi makan Ayam Penyet Bu RT. Dan Karena tutup, Mas Alif, merekomendasikan tempat baru buka disekitaran DU. Pecel Lele Lela.

Dan bodohnya, aku malah mesen ayam kremes. Ga ngeh, kalo ini andalannya Ikan Lele :D Mas Alif mesen Lele saos padang. Dan Menggoda sekali, ternyata emang andalannya adalah Lele saos Padang dan kita pesan Kangkung untuk berdua. Soal rasa, emang beda dengan lele yang biasa :D dan Soal Harga, untuk sepaket porsi ayam kremes, lele saos padang, kangkung dan 2 teh botol itu Rp. 45.000,- Worthed lah yaa ;)

Seletingan pernah denger kabar dari Sinta, kalo ini bisnis waralaba gitu. Kisahnya, aku ambil dari Okezone

Usahanya ini dirintis pertama kali pada akhir 2006 saat ia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tempatnya bekerja. Dengan modal yang hanya sekitar Rp3 juta, ia memberanikan diri untuk memulai bisnis di bidang makanan.

"Saat itu, saya melihat hampir semua restoran besar yang telah ada memiliki spesialisasi makanan tersendiri. Seperti Ikan Bakar, Ayam Bakar, Ayam Goreng, Tetapi saya melihat kenapa belum ada restoran yang spesial menjual lele? Inilah yang menjadi ide awal memulai bisnis Pecel Lele Lela," kenang pengusaha muda berusia 31 tahun ini saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Sabtu (19/6/2010).

Terbentur modal tak membuatnya putus asa, ia lalu mengajukan kerjasama dengan sebuah warung makan yang terancam gulung tikar di daerah Kalimalang, Jakarta Timur. Dari sinilah usahanya dirintis. Ia lalu mengelola warung makan tersebut dan membayar sewa tempat setiap bulannya.

"Awalnya agak berat juga, mungkin orang lain masih belum familiar dengan pecel lele di restoran. Sehingga yang paling banyak terjual pecel ayam," tambahnya.

Untuk lebih mengenalkan produknya kepada konsumen, ia lalu melakukan berbagai macam promosi. Seperti pengenalan lele yang beraneka rasa. Lalu ia mengubah bentuk lele yang terkesan “seram” menjadi lebih enak dipandang sehingga merubah image dari makanan rakyat menjadi makanan modern.

"Kita tawarkan lele yang di-fillet (dipisahkan antara daging dan tulangnya). Lalu ada juga yang digoreng tepung, dan berbagai inovasi yang lain dari yang lain," lanjutnya.

Ia juga ingin menjangkau konsumen anak-anak dan remaja. Jika dahulu metode promosi adalah menampilkan artis terkenal, maka saat ini ia membuat konsumen yang datang menjadi “artis” dengan memfoto mereka secara bersama-sama dan memajangnya di dinding.

Saat ini, Pecel Lele Lela memiliki 21 cabang di Jabotabek. Dengan produksi lima sampai enam kuintal daging lele per hari dengan omset Rp1,2 miliar per bulannya.

"Rata-rata produksi daging lele per cabangnya sekitar 40-60 kilo. Bahkan ada cabang yang dapat mencapai 100 kilo setiap harinya," tambahnya.

Sekarang ini Ia sedang menyiapkan untuk melakukan ekspansi usaha di luar Jabotabek dengan berencana membuka 4 cabang di Bandung yang kemudian di kota lain seperti Medan, Bali, dan Surabaya.

"Jika Medan sukses, Pecel Lele Lela akan coba go internasional ke Penang-Malaysia dan Singapura, dan suatu saat saya punya cita-cita untuk membuka di Mekkah, Arab Saudi," ungkapnya.

Jumlah pekerja yang dimilikinya saat ini berjumlah sekitar 350 pekerja diseluruh cabang. Dan menurutnya, Pecel Lele Lela tidak mengandalkan koki karena sudah memiliki Standart Operasional Prosedure (SOP) bahwa semua karyawan harus bisa memasak. "Tetapi, kita tetap memiliki beberapa koki master untuk inovasi-inovasi baru," pungkasnya.

Friday, February 17, 2012

#PemadamKelaparan - Richeese Factory

Ribut digosipkan ayam pedas berlevel di PVJ, maka pergilah saya mencicipi ayam berlevel ini. terdiri dari level 0 (netral) sampai level 5 (Paling pedas)


Letaknya di atas KFC PVJ. Tempatnya cozy dan seseruan buat balapan pedes pedesan. Rata rata yang makan di level 4 dan 5, keringat berceceran. :D Saya sendiri, masih di level 2 dan 3. Belum punya nyali lebih ke level 4 dan 5. Standing Applause buat Eja buat Haris yang uda icip sampe level 5. (y)

Soal Harga, standart KFC, McD, sekitar 20 - 25 ribuan sudah termasuk Minum.

Suka pedas? suka tantangan? Coba yang ini!

Situ Patenggang, Danau dengan Batu Cinta

Sehabis mampir ke Kawah Putih, sayang sekali kalau melewatkan Situ Patenggang yang tinggal lurus doang dari Kawah Putih. Ditemani kebun Teh sampailah kita ke SituPatenggang

Danau Patenggang atau juga dikenal dengan nama Situ Patenggang (situ berarti danau dalam Bahasa Sunda) berada di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1600 meter dari permukaan laut dan berada di kaki Gunung Patuha. Karena posisinya yang tinggi, Anda akan merasakan udara yang dingin dan segar saat mengunjungi danau ini.

Lokasinya sekitar 2 jam perjalanan dari kota Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di bagian selatan kota Bandung di Ciwidey. Untuk mengunjungi tempat ini, Anda bisa keluar dari pintu tol Kopo atau Buah Batu lalu menuju ke arah selatan Bandung. Beberapa petunjuk jalan menuju Ciwidey atau Kawah Putih bisa Anda ikuti untuk menuju tempat ini.

Dalam perjalanan menuju Situ Patenggang, nuansa hijau alami akan menjadi pemandangan yang menyejukkan mata. Pohon-pohon rindang dan hamparan kebun teh dengan daunnya yang rapat membuat warna hijau menjadi semakin dominan.di sepanjang jalan menuju danau. Jalanan berkelok harus dilalui untuk mencapai tujuan, tetapi akan terasa menyegarkan karena nuansa pegunungan yang hijau dan udara bersih khas pegunungan akan menyertai perjalanan Anda. Selain itu, perkebunan strawberry yang ada di sepanjang perjalanan dapat pula menambah daya tarik daerah wisata ini. (source : google)

Bisa nyebrang pake perahu ini menuju Batu Cinta. Tarif : nawar :D

Kawah Putih, Ciwidei Bandung

Kalau lagi liburan ke Bandung, Jangan lupa dan jangan dilewatkan Mengunjungi Kawah Putih di daerah Ciwidei. Sst. Ini tempat pernah menjadi lokasi syutingnya film heart.

Menuju ke kawasan ini bisa lewat dua arah. Dayeuhkolot atau Kopo. Dua duanya daerah Macet. Pergilah aga pagi, maka jalan agak lenggang. dan melihat kawahnya pun puas.

Untuk tarif Masuk. 1 Mobil 150 ribu. Dan masing masing orang 16.000,- Pintarlah menawar. Kemarin, kami mencari Calo. Sehingga hanya bayar uang masuk mobilnya saja 150.000,- tidak perlu membayar uang masuk perorangnya :D Rezekinya, kita di kawal polisi untuk masuk kedalamnya. Sst.. sepertinya Calonya ketahuan polisi. xixixixi. 150.000,- di bagi 8, kan lumayaan :)

Beberapa kali aku kesini, selalu kesorean, jadi Panoramanya ga begitu keliatan. Nah, pas kemarin, nyampe jam 1an, sehingga terlihat indaaaahh sekali ini kawah :) nice view.

Rombongan : Anti, Firda, Ari, Haris, Yunisa, Dodo & Eja

Berasa Cover Sinetron
Pengunjung tak akan betah berlama-lama diterpa dinginnya angin gunung yang menyelinap ke tulang sumsum. Seruput bandrek di sebuah warung di tempat parkir mampu memberikan rasa hangat di tenggorokan yang kering.

Suasana keheningan di tempat itu akan membawa suasana rileks. Resonansi batin anda dengan alam sekitar mampu mengisi batere kehidupan terisi kembali.

Tunggu apa lagi, ajak temen temenmu mampir ke Kawah Putih. Jangan lupa, mampir dan berfoto foto dulu di Hamparan Kebun Teh. Sehat untuk kesehatan Mata dan sejuknya menyembuhkan Polusi Jakarta :')

-denias-